Rabu, 15 Maret 2006

KEBUNBARU (15/02/1427) Alhamdulillah setelah dua tahun fakum di kancah Muammar (Musabaqah Antar Murid Madrasah Ranting), dua siswa Madrasah Miftahul Ulum 06 kembali ukir prestasi.

Jika tahun-tahun sebelumnya MMU 06 lebih dominan menjuarai lomba Muhafadzah, namun tahun ini ada satu lomba baru yang berhasil diraih, lomba Qiraatul Quran. Tapi lagi-lagi lomba Muhafadzah masih setia menemani MMU 06 dalam perjalanan lomba yang diadakan di MMU 19 Kebun Baru Sumenep tersebut.

Irfan, siswa kelas V (lima) berhasil mencetak rekor siswa pertama delegasi MMU 06 yang berhasil meraih juara II (dua) lomba Qiroatul Quran se Madura. Putra Bapak Mansur ini memang memiliki suara merdu yang sudah tidak asing lagi di mata teman-temannya. Tidak hanya itu, siswa kelahiran Bangkalan, 17 06 1993 ini sangat piawai dalam masalah lagu-lagu dalam membaca al-quran. Terbukti dari delapan lagu yang diajarkan oleh guru tugas, Ustad Nur Hasan, dia hampir menguasai semuanya. Meski sebenarnya lagu tidak terlalu berpengaruh dalam penilaian lomba Muammar ini, namun setidaknya bisa menjadi pendukung dalam kemerduan suaranya.

Untuk lomba Muhafadzah berhasil diraih siswa mungil utusan kelas III (tiga) Ibtidaiyah, Zahiruddin. Putra bungsu K. Anwar Sya’rani ini sukses meraih juara II dalam lomba yang diadakan Pondok Pesantren Sidogiri tersebut. Dia memang mempunyai talenta dalam bidang memorizing alias hafal-menghafal, sehingga wajar siswa yang biasa disapa Ce’eng ini mampu meraih prestasi yang tentu dalam pencapaiannya melalui proses penilaian yang super ketat. Sebab sudah bukan rahasia lagi, kalau Pondok Pesantren Sidogiri mengadakan acara semacam lomba, dewan jurinya dikenal sangat sportif tanpa pandang bulu. Sehingga kemungkinan curang hanya nol persen saja.


Telah dibaca kali

Posting Komentar

 
Top