Sumberpandan.com SUMBERPANDAN - (26/8/1435) Haflah imtihan kali ini memang benar-benar beda dengan haflah sebelum-sebelumnya. Mulai dari konsep acara hingga dekorasi yang cukup megah. Sehingga rasanya tidak berlebihan jika dikatakan haflah imtihan terspesial. Pasalnya kali ini bersamaan dengan Hari jadi MMU 06 yang ke 25, terhitung sejak berdirinya pada tahun 1410 hijriyah silam.

Sebelum acara dimulai banyak ditampilkan slide-slide di monitor yang terpampang di panggung utama. Mulai dari arti lambang, tentang MMU 06, peta sumberpandan, daftar guru tugas, daftar guru per tahun, hingga foto-foto jadul yang cukup bikin gelak tawa bagi yang menontonnya.

Acara baru dimulai sekitar jam 20.30 Wis oleh Maisaroh selaku penata acara. Dilanjuti dengan qiroatul Qur'an bit tartil jamaatan oleh alumni dan siswa MMU 06. Berikutnya sambutan sekaligus laporan tahunan pengurus yang dipresentasikan secara digital oleh Tajuz Zuhud, alumni angkatan tahun 2004.

Dalam laporannya, alumni yang kini mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo tersebut menyampaikan secara lugas melalui lisan yang disertai slide gambar di layar monitor yang dia pandu melalui remote ponsel yang digenggamnya, sehingga para penonton cukup gampang untuk menerima dan memahami laporan tersebut.

Seusai laporan dilanjuti dengan sambutan atas nama guru tugas dari Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan yang dihaturkan oleh Ustadz Hizbullah. Ustadz yang berasal dari kota dingin Malang tersebut menyampaikan kesan-kesannya selama satu tahun mengabdi di MMU 06 tercinta ini. Beliau juga banyak menitip pesan di sela-sela sambutannya.

"Saya hanya berpesan buat para alumni maupun masyarakat sumberpandan, tolong bantu sebagai wujud peduli terhadap MMU 06 ini, baik berupa pemikiran, materi maupun tenaga" tuturnya.

"Jika tidak bisa, minimal jangan banyak bicara. Tolong jaga lisan kita" imbuhnya dengan nada cukup keras.

Acara berikutnya merupakan acara mauidzah hasanah yang disampaikan oleh Drs. KH. Mahalli Syukri, yang berasal dari desa Mlajah Bangkalan.

Kiai yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua PCNU Bangkalan itu banyak mengupas tentang pentingnya mencari ilmu yang sesekali beliau memunculkan ungkapan-ungkapan lucu yang cukup bikin hadirin terpingkal-pingkal.

Setelah mauidzah hasanah dilanjuti dengan wisuda purna siswa dari tingkat TK Dewi Masithah dan kelas VI Ibtidaiyah. Berikunya pemberian penghargaan bagi siswa-siswi yang berprestasi serta penentuan juara umum dari berbagai macam lomba juga penobatan bintang pelajar TK dan MMU 06.
Telah dibaca kali

Posting Komentar

 
Top