Sumberpandan.com SUMBERPANDAN - (8/10/1435) Setelah 25 tahun MMU 06 berdiri tentu banyak menelorkan kader-kader setiap tahunnya yang biasa disebut dengan istilah 'alumni'. Namun mereka belum pernah menghelat acara silaturrahim maupun reuni dalam waktu yang cukup panjang tersebut.

Baru tahun ini para jebolan MMU 06 itu memiliki inisiatif untuk mengadakan acara reuni yang dikemas dengan pembacaan tahlil dalam rangka haul bujuk dan masyayikh Sumberpandan. Tidak hanya itu, juga dikemas dengan mengadakan laporan dana donasi sekaligus rapat terbuka anggota donatur, alumni, wali murid dan simpatisan bersama pengurus MMU 06.

Acara yang dimoderatori oleh Ustadz Romzi itu dimulai sekitar jam 20.00 waktu istiwak dan baru berakhir sekitar jam 11.30.

Acara pertama pembukaan dengan pembacaan surat al-Fatihah dan dilanjuti dengan pembacaan tahlil oleh KH. Abd. Jalil AZ dalam rangka haul bujuk dan masyayikh Sumberpandan. Sebelum pembacaan tahlil dimulai, Ketua yayasan sekaligus pengasuh ponpes Nurusy Syadzili itu membacakan al-Fatihah terhadap puluhan nama almarhumin yang disetorkan oleh seluruh alumni dan simpatisan yang hadir.

"Nama-nama almarhum yang disetorkan ini nanti akan dibacakan al-Fatihah serta istighotsah setiap bulannya ketika pertemuan rutin wali murid dan pengurus MMU 06" tutur KH. Abd. Jalil AZ seusai pembacaan tahlil.

Acara berikutnya berupa sambutan atas nama Ketua Pengurus MMU 06 yang disampaikan oleh Ustadz Zamroni. Beliau mengupas kronologi diadakannya dana donatur serta mendeskripsikan kondisi madrasah sebelum dibentuk dana donatur yang cukup miris dan memprihatinkan. Mulai dari proses belajar mengajar terlebih dalam hal finansial yang jauh dari hitungan normal.

Setelah Ustadz Zamroni memberikan sambutan dilanjuti dengan laporan dana donasi alumni dan simpatisan yang dipresentasikan secara digital oleh Tajuz Zuhud melalui layar monitor yang terpangpang di panggung utama. Jebolan MMU 06 tahun 2004 ini dengan lugas dan jelas melaporkan hasil dana donasi serta kondisi MMU 06 selama satu tahun terakhir, mulai dari laporan presensi, absensi, nilai per imda hingga kegiatan-kegitan yang dihelat selama tahun pelajaran 1434-1435 Hijriyah.

Seusai laporan dilanjuti dengan acara sidang terbuka antara alumni, anggota donatur, wali murid dan simpatisan bersama pengurus MMU 06 yang dipimpin oleh Ustadz Sya'roni yang berasal dari Kota Pahlawan Surabaya.

Dalam sidang terbuka tersebut banyak permasalahan-permasalahan yang diselesaikan. Diantaranya tentang acara halal bi halal akan dilaksanakan secara rutin setiap tanggal 8 syawwal, syahriyah gratis juga merekomendasikan alumni untuk menitipkan anaknya di Madura agar bisa sekolah di MMU 06.

Acara halal bi halal perdana ini ditutup oleh Ustadz Mursyidi Syukri dengan ditandai pembacaan istighotsah tiga kali.
Telah dibaca kali

Posting Komentar

 
Top