Sumberpandan.com SIDOGIRI - (27/10/1435) Jika pada bulan Ramadhan lalu salah satu guru MMU 06, Tajuz Zuhud mengikuti pelatihan metode baca kitab al-Miftah lil Ulum untuk mendalami materi selama dua puluh satu hari, kini mengikuti lagi pelatihan al-Miftah namun untuk metode mengajar selama lima hari secara maraton.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh pimpinan Ibtidaiyah Induk pondok pesantren Sidogiri tersebut dimulai sejak hari Selasa (23/10) pagi dan baru berakhir pada hari Sabtu siang.

Kegiatan setiap harinya cukup menguras energi. Lihat saja, mulai dari jam 08.00 pagi berkahir jam 12 siang. Setelah itu istirahat dua jam dan mulai kembali jam 14.00 hingga jam 17.30 sore. Tidak hanya itu, setelah shalat Isyak kursus dimulai kembali dan baru berakhir jam 23.30 malam.

Kursus yang dihelat di kantor pusat pesantren Sidogiri itu dihadiri puluhan delegasi dari beberapa madrasah ranting. Baik dari ranting tipe A dan B.

Pelatihan al-Miftah ini dihelat untuk memberikan metode bagaimana cara mengajar al-Miftah yang baik dan efisien. Sebab sejak tahun pelajara 1435/1436 H, semua pelajaran alat diganti dengan materi al-Miftah Lil Ulum yang berjumlah empat jilid itu.

"Pelatihan ini dilaksanakan karena merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindarkan" ungkap Ustad Ahmad Baihaqi, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Induk ketika menyampaikan sambutan kala grand opening pelatihan.

"Sebab mulai tahun ini materi al-Miftah sudah menjadi kurikulum resmi di seluruh madrasah ranting dan semua guru al-Miftah wajib memiliki sertifikat setelah diuji kelayakannya menjadi guru, demi menjaga nama baik al-Miftah dan pondok pesantren Sidogiri" imbuhnya.
Telah dibaca kali

Posting Komentar

 
Top