sumberpandan.com • SUMBERPANDAN - (28/1/1436) Membentuk kader militan pembela faham Ahlussunnah wal Jamaah merupakan sebuah keharusan yang mesti segera direalisasikan. Terlebih dewasa ini yang kian menjamur kelompok-kelompok yang dengan berani dan tidak canggung lagi untuk mengkritik dan menvonis sesat terhadap amaliyah keseharian warga NU.

Oleh karenanya Pengurus MMU 06 untuk yang kedua kalinya menghelat acara pelatihan atau Dauroh Aswaja yang menjalin mitra kerjasama dengan tiga lembaga, yaitu Pengurus Anak Cabang IPNU, IPPNU dan Aswaja NU Center Pakong.

Dalam pelatihan aswaja yang ke dua ini cukup berbeda dengan yang pertama. Jika yang pertama dulu peserta diberi sertifikat oleh MMU 06, namun untuk kali ini tidak. Sebab peserta yang cukup banyak, sekitar 150 peserta.

Serta di pelatihan yang ke dua ini ada penambahan acara pelantikan pengurus IPPNU PAC Pakong yang dihelat sebelum pelatihan aswaja berlangsung.

Acara yang dipandu oleh Ustdzah Zubaidah ini menghadirkan dua narasumber. Terdiri dari Ketua Aswaja NU Center, Ustadz Abdul Mun'im Kholil, Lc dan dari Sekretaris MWC NU Pakong, Ustadz Nawawi Tamrin.

Diklat Aswaja baru dimulai sekitar jam 14.00 Wis yang dimoderatori oleh Sekretaris IPNU PAC Pakong, Muhammad Fuad.

Aktivis dari dusun Masaran ini memulai diklat dengan mengintroduksi kedua Narasumber. Mulai dari nama lengkap, jenjang pendidikan, hingga riwayat organisasi tak luput dia jelaskan.

Setelah introduksi selesai dilanjuti dengan pemaparan materi. Pertama oleh Ustadz Abdul Mun'im Kholil yang memaparkan makalah dengan judul "Ahlussunnah, Jangan Hanya Lipstik!" Berikutnya oleh Ustadz Nawawi Tamrin yang menjelaskan materinya dengan tema "Membentengi Akidah Ahlussunnah Wal Jamaah".

Telah dibaca kali

Posting Komentar

 
Top