SUMBERPANDAN - (22/11/1437) Belajar al-Quran tentunya tidak lepas dengan pelajaran Tajwid yang salah satu materinya adalah tempat keluarnya huruf atau biasa dikenal di kalangan pesantren dengan makhorijul huruf.

Biasanya materi untuk membuat fasih bacaan itu dijelaskan melalui tulisan lalu dipraktikkan dengan bacaan oleh guru pengajar. Namun tidak untuk kelas IV MMU B-06 Sumberpandan ini. Mereka tidak hanya diberikan materi berupa tulisan dan praktik bacaan, namun juga diberikan tugas untuk menggambar tempat-tempat di mana keluarnya huruf-huruf hijaiyah.


Hal ini dilakukan agar para siswa tidak jenuh dan sedikit memupuk kesemangatan mereka dalam belajar ilmu Tajwid.

"Biar gak suntuk dan sedikit refresh" ungkap ustad Rifkiyanto, selaku guru pelajaran Tajwid kelas empat.
"(Saya) sering melihat buku pelajarannya dicorat-coret hanya untuk gambar yang tak jelas". imbunya.

Telah dibaca kali

Posting Komentar

 
Top